Makassar — Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadhan, Dosen IAIN Palopo memberikan tausiah dalam pengajian dhuhur yang diselenggarakan di Masjid Al-Markaz Makassar. Mengusung tema “Ramadhan Momentum untuk Menguatkan Fondasi Keimanan”, pengajian ini dihadiri oleh jamaah yang antusias mendengarkan hikmah dan pesan-pesan kebaikan di bulan penuh berkah ini.
Dalam tausiahnya, disampaikan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Salah satu keistimewaan puasa adalah pahalanya yang tidak terukur, menjadi ibadah yang langsung dinilai oleh Allah tanpa perantara.
“Semua ibadah yang lain memiliki pahala yang terukur, sedangkan puasa pahalanya hanya Allah yang mengetahui. Puasa juga menjadi ibadah yang bersih dari riya, karena tidak ada yang bisa memastikan seseorang benar-benar berpuasa kecuali dirinya sendiri dan Allah SWT,” ungkap dosen IAIN Palopo dalam ceramahnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa berbeda dengan ibadah lainnya yang terkadang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan duniawi atau pencitraan, puasa adalah bentuk penghambaan yang murni kepada Allah. Puasa juga merupakan satu-satunya ibadah yang tidak pernah digunakan sebagai bentuk penyembahan kepada selain Allah, memperkuat tauhid dan keikhlasan dalam beribadah.
Selain sebagai ibadah fisik, puasa juga menjadi sarana melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, dan meningkatkan kepekaan sosial. Diharapkan, melalui pengajian ini, jamaah dapat semakin memahami esensi puasa dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajian dhuhur ini merupakan bagian dari kontribusi IAIN Palopo dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menyebarkan ilmu agama dan memperkuat pemahaman keislaman di tengah masyarakat. Dengan semangat berbagi ilmu, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan mendapatkan inspirasi dari tausiah yang disampaikan.
Semoga semangat Ramadhan ini terus membawa keberkahan dan memperkuat fondasi keimanan kita semua.